Book of Books: Kitab Misterius yang Menyimpan Harta Rahasia!

Book of Books

Book of Books - Debu berterbangan setiap kali aku membuka lemari tua itu. Aroma kayu lapuk dan kertas kuno langsung menyerbu indra penciumanku, membawa serta kenangan masa kecil yang entah kenapa selalu terasa magis. Lemari itu milik kakek, seorang kolektor barang antik yang selalu menyimpan cerita aneh di balik setiap benda yang dimilikinya. Tapi ada satu benda yang selalu membuatku penasaran: sebuah buku besar dengan sampul kulit berwarna coklat tua yang polos tanpa judul. Kakek selalu menyebutnya "Book of Books".

Dulu, saat masih kecil, aku sering merengek meminta kakek membacakan isinya. Tapi dia selalu menolak dengan senyum misterius, "Belum waktunya, Nak. Book of Books ini menyimpan rahasia yang hanya bisa dipahami oleh orang yang benar-benar siap." Aku kesal banget waktu itu, merasa dikerjai habis-habisan. Tapi ya sudahlah, namanya juga anak kecil.

Beberapa tahun kemudian, setelah kakek meninggal dan aku mendapat warisan rumah tua itu, lemari itu kembali menarik perhatianku. Rasa penasaran masa kecil itu bangkit kembali, bahkan terasa lebih kuat dari sebelumnya. Dengan hati berdebar, aku membuka lemari dan mengambil Book of Books itu. Beratnya lumayan, terasa ada sesuatu di dalamnya selain kertas.

Sampulnya benar-benar polos, tanpa hiasan apapun. Aku mencoba membukanya, tapi terkunci! Ada semacam mekanisme pengunci kuno yang rumit. Aku mencoba berbagai cara, dari yang halus sampai yang sedikit kasar, tapi tetap tidak berhasil. Frustrasi? Jangan ditanya. Aku sampai googling cara membuka kunci kuno, tapi hasilnya nihil. Akhirnya, dengan sedikit nekat (dan modal obeng kecil), aku berhasil membukanya. Agak dipaksa sih, tapi yang penting kebuka, kan?

Di dalamnya, bukan tulisan tangan kuno yang aku harapkan. Melainkan... simbol-simbol aneh yang sama sekali nggak aku kenal. Awalnya aku kecewa, merasa tertipu. Tapi kemudian aku menyadari, di balik setiap halaman simbol-simbol itu, ada semacam kode atau petunjuk yang mengarah ke sesuatu. Aku mulai mempelajari simbol-simbol itu, mencari tahu artinya di berbagai sumber. Berhari-hari aku habiskan untuk memecahkan kode Book of Books ini.

Setelah berminggu-minggu berkutat dengan simbol-simbol aneh, aku mulai menemukan titik terang. Ternyata, Book of Books ini bukan sekadar buku biasa. Ini adalah semacam panduan, petunjuk, atau apalah itu, yang mengarah ke... dunia game! Lebih tepatnya, dunia game dari provider Yggdrasil!

Aku tahu Yggdrasil! Salah satu provider game yang cukup terkenal dengan grafisnya yang keren dan fitur-fiturnya yang inovatif. Tapi apa hubungannya dengan Book of Books kakekku? Aku semakin penasaran. Simbol-simbol itu ternyata adalah kode untuk membuka berbagai fitur rahasia di game-game Yggdrasil. Misalnya, simbol tertentu bisa meningkatkan RTP (Return to Player) pada game tertentu. Simbol lain bisa memicu bonus game yang lebih sering. Gila, kan?

Aku mencoba mempraktekkannya. Awalnya ragu-ragu, tapi setelah beberapa kali mencoba, aku mulai merasakan perbedaannya. Di salah satu game Yggdrasil yang sering aku mainkan, aku berhasil meningkatkan RTP dari 96% menjadi 97.5% dengan menggunakan kode dari Book of Books. Memang nggak signifikan banget sih, tapi lumayan lah. Modal awal aku sekitar Rp 500.000, dan setelah bermain selama 2 jam, aku berhasil menang sekitar Rp 1.500.000. Lumayan banget buat tambahan jajan.

Tapi ada satu hal yang membuatku penasaran. Di salah satu halaman Book of Books, ada simbol yang belum berhasil aku pecahkan. Simbol itu dikelilingi oleh gambar pohon Yggdrasil yang bercahaya. Aku merasa simbol ini adalah kunci untuk membuka sesuatu yang lebih besar, mungkin semacam harta karun tersembunyi di dunia game Yggdrasil. Aku terus berusaha memecahkan kode itu, tapi sampai sekarang masih belum berhasil.

Aku tahu, ini mungkin terdengar gila. Tapi aku yakin, Book of Books ini menyimpan rahasia yang lebih besar dari sekadar meningkatkan RTP game. Ini adalah warisan dari kakekku, sebuah petualangan yang baru saja dimulai. Aku nggak tahu apa yang akan aku temukan di ujung jalan ini, tapi aku yakin, ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa.

Dulu, aku sempat berpikir kakekku agak sedikit aneh dengan koleksi barang antiknya yang misterius. Tapi sekarang, aku mulai mengerti. Dia bukan hanya seorang kolektor, tapi juga seorang petualang yang mencari rahasia tersembunyi di balik setiap benda yang dimilikinya. Dan sekarang, giliran aku untuk melanjutkan petualangannya.

Oh iya, hampir lupa. Sempat ada kesalahan tata bahasa kecil waktu aku nulis catatan ini, mungkin karena terlalu semangat. Ada juga beberapa kalimat yang mungkin terdengar pasif, tapi ya sudahlah, yang penting ceritanya asyik, kan?

Jadi, apa pendapatmu tentang Book of Books ini? Apakah ini hanya sekadar buku tua yang berisi omong kosong belaka, ataukah ini benar-benar menyimpan harta rahasia yang menanti untuk ditemukan? Kalau kamu jadi aku, apa yang akan kamu lakukan? Aku penasaran banget pengen denger pendapatmu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar